Pawang Rayap
email info@pawangrayap.com | Telepon +6281511803936
  • Rayap Kayu
  • Rayap

Serangan RayapRayap (Isoptera) adalah rerangga sosial pemakan selolosa, pelaku keseimbangan alam mengembalikan unsur hara ke tempat asalnya yakni tanah. Kerabat semut ini (white ant) hidup berkelompok dalam koloni dengan jumlah yang sangat besar. Sering didiskreditkan oleh manusia hama yang sangat menggangu, perusak yang maha dasyat. Bekerja sembunyi sembunyi dan dalam waktu tertentu mampu menghancurkan sebuah bangunan. Dalam satu koloni, rayap persis seperti semut tidak mempunyai sayap. Namun, beberapa jenis rayap dapat mencapai bentuk hingga memiliki sayap, akan keluar dari sarangnya secara berbondong-bondong pada awal musim penghujan, sering menjadi pertanda, gejala alam menuju ke musim penghujan. Pada petang hari akan beterbangan mendekati cahaya, berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Jenis serangga ini dikenal sebagai laron atau anai-anai.

Seiring dengan hilangnya pepohonan dan lahan di tanah, dulunya tempat tinggal rayak, berubah menjadi tempat berdirinya rumah, hunian manusia, mau tidak mau, serangga ini harus beradaptasi agar mampu bertahan hidup. Segala unsur material yang mengandung selolosa menjadi sasaran. Mulai dari buku, kardus, kusen, lemari, partikel board, gypsum, kain hingga plafon dan atap rumah dideteksi sebagai sumber makanan di sekitarnya. Cara kerjanya cukup halus terlatih secara alami untuk melahap benda tersebut tanpa terlihat, perlahan dan pasti, kaya dan balok yang terlihat utuh, isinya bisa kopong dilahap kelompok rayap yang mudah menghilang, kembali ke tanah dan esok balik lagi. Agar manusia terhindar dari serangan bahaya laten rayap, hanya ada satu cara mengatasinya, dibutuhkan sistim anti rayap yang tepat agar koloni tersebut bubar dan ogah untuk kembali lagi, minimal dalam jangka waktu tertentu.