Pawang Rayap
email info@pawangrayap.com | Telepon +6281511803936

Berikut ini kami paparkan solusi anti rayap pada bangunan yang telah berdiri pasca-construction guna pemasangan anti rayap yang efektif pada rumah tinggal maupun gedung-gedung, gudang atau berbagai jenis properti lainnya, seperti sekolah, rumah ibadah. menghindari serangan rayap, mengatasi kerusakan yang mulai timbul pada pondasi, dinding rumah hingga isi bangunan.

1. Melakukan pengeboran lantai untuk membuat lubang yang akan menjadi media untuk melakukan injeksi obat rayap ke tanah. Pengeboran akan dilakukan dengan menggunakan mata bor berdiameter 6mm (0.6cm) setiap jarak 60cm dengan menyesuaikannya pada jenis lantai, seperti keramik maupun marmer dengan kedalaman antara 15cm-25cm hingga menyentuh tanah. Area yang dibor adalah perempatan nat lantai agar lubang yang timbul terlihat lebih rapi, tidak akan terlihat setelah ditutup kembali dengan menggunakan resin. Teknik ini tidak akan merusak lantai. Posisi dipilih pada lantai yang paling dekat dengan tembok yang sering digunakan oleh koloni rayap untuk naik ke permukaan. Dengan demikian treatment yang dilakukan akan mencegah rayap yang berada di bawah lantai untuk naik kembali ke permukaan, menjalar ke bagian bangunan lainnya. Banyaknya lubang yang akan dibuat disesuaikan dengan bentuk bangunan, mengikuti bentuk tembok sesuai dengan jarak yang telah ditentukan.

2. Setelah pengeboran selesai dilakukan, tahap berikutnya adalah melakukan injeksi racun rayap ke dalam bangunan melalui lubang lubang yang telah dibentuk tadi. PawangRayap ahli pest control dan perusahaan jasa anti rayap di Indonesia menggunakan obat ramah lingkungan yang bersifat rapelan dengan dosis aplikasi 5 liter/m2. Setelelah injeksi obat rayap selesai dilakukan, lubang akan ditutup kembali dengan rapi menggunakan resin.

3. Sesudah pekerjaan injeksi selesai dilakukan, tahap berikutnya dilanjutkan dengan melakukan penyemprotan termite spraying pada kuda-kuda bangunan jika masih menggunakan rangka kayu, termasuk melakukan penyemprotan pada seluruh plafond. Apabila diperlukan kami akan melakukan pelubangan (bak kontrol. Obat anti rayap yang digunakan untuk penyemprotan bersifat non rapelan.

4. Tahapan berikutnya adalah penyemprotan seluruh kusen dan mebel, furnitur yang ada di dalam bangunan. Pada tahapan ini, jika ada mebel yang tidak memungkinkan untuk diinjeksi maupun tindakan spraying, maka akan dilakukan tindakan sistim bubuk atau lebih dikenal dengan baiting indoor.

5. Langkah selanjutnya adalah injeksi pada out-door, halaman atau taman dengan menggunakan obat yang bersifat rapelan, dilanjutkan dengan pemasangan baiting outdoor. Pemasangan baiting outdoor dilakukan untuk mempermudah saat kunjungan pawang rayap berikutnya lebih praktis melakukan pemeriksaan (control). Mempermudah kami untuk memantau keadaan mengenali tingkat populasi rayap pada areal luar bangunan.

Sistim baiting indoor maupun outdoor adalah teknik pemberian umpan mengandung zat yang disenangi oleh rayap sekaligus menjadi pembasmi rayap mengandung bahan aktif yang dapat membunuh rayap itu sendiri. Dengan teknik ini, jika ada koloni rayap di wilayah tersebut, maka sang rayap akan terangsang untuk masuk ke dalam baiting.